6 Ciri Orang Yang Tidak Mau Melunasi Hutang

Kali ini, kita akan membahas soal cirinya orang yang tidak ingin membayar hutang. Seperti yang kita tahu, punya hutang itu tidak enak. Tetapi menagih hutang, juga sama tidak enaknya. Terlebih lagi, bila orang yang kita tagih ini seperti tidak ada keinginan, untuk menyelesaikan tanggungannya itu tadi.

Ada banyak orang, yang terbelit hutang, dan dari luar terlihat merana. Terlihat seperti mengusahakan sedemikian rupa agar hutangnya terbayar. Tetapi sebenarnya, dengan atau tanpa ia sadari, ia memang menolak membayar hutangnya ini.

Padahal semakin lama kita menolak atau mengelak dari pembayaran hutang, maka akan semakin kuat hutang ini melilit kita.

Ada beberapa ciri yang menunjukkan, bahwa sebenarnya orang ini menolak untuk membayar. Meskipun bisa jadi, dirinya sendiri pun merasa, dan berpikir, bahwa ia sudah berusaha keras, dan melakukan segala cara untuk melunasi pinjamannya.

Ciri pertama, adalah ia akan mencari atau mengambil pinjaman, untuk membayar utangnya yang lain. Gali lubang tutup lubang. Jadi hutangnya ini tidak selesai, hanya berpindah tempat saja.


Baca Juga :


Hal semacam ini jelas tidak bijak. Tetapi entah mengapa, kadang orang yang punya hutang tetap lebih suka mencari pinjaman, padahal masih ada asset yang bisa ia jual.

Andaikata ia bersedia melepas atau menjual asetnya, maka hutang ini akan selesai. Tapi ia tidak mau melakukan itu, dan lebih memilih untuk menghindari penagih. Yang ada, utangnya ini akan terus bertumpuk karena beban bunga yang naik.

Ciri kedua, orang ini tidak memiliki anggaran bulanan. Padahal jika benar-benar ingin melunasi hutang, harusnya ia mulai dulu dengan mengelola baik-baik kondisi keuangannya.

Berapa yang ia hasilkan, berapa yang ia habiskan, dan berapa yang bisa ia sisihkan untuk mencicil hutang.

Ciri ketiga, orang ini membiarkan tagihan menumpuk dan tidak terbayar. Padahal yang namanya utang, semakin cepat dilunasi, semakin baik.

Ciri keempat, khusus untuk mereka yang hutangnya adalah hutang kartu kredit, mereka sengaja hanya melakukan pembayaran minimum. Padahal hutang kartu kredit, adalah salah satu jenis hutang yang paling gampang membelit, karena beban bunga yang terus bertambah.

Ciri kelima, bisa dibilang adalah ciri yang paling jelas. Orang ini lebih memilih membeli barang yang tidak dibutuhkan, daripada membayar hutang. Ibaratnya di satu sisi dia ada tagihan listrik, di sisi lain ada tagihan kartu kredit. Tetapi ia lebih memilih untuk membeli baju baru. Alasannya mumpung diskon.

Kemudian ciri yang terakhir, atau ciri keenam, adalah orang ini bermaksud menyelesaikan masalah hutangnya, dengan mengandalkan keberuntungan. Berharap ada yang membantu, berharap dapat warisan, berharap ada sejumlah keajaiban yang mengentaskannya dari kesusahan.

Keenam ciri inilah, yang secara umum menunjukkan bahwa orang tersebut sebenarnya tidak ingin membayar hutang. Meskipun dia nampak sudah berusaha, dan dirinya sendiri juga berpikir bahwa ia sudah berusaha.

Di satu sisi, bila berada di posisi sedang membutuhkan uang, sebisa mungkin upayakanlah agar kita tidak perlu berhutang. Di sisi lain, bila ada orang hendak meminjam kepada kita, pertimbangkanlah dengan sangat-sangat matang, sebelum Anda membuat keputusan.