Benarkah Lupa Membayar Hutang, Bisa Menjadikan Hidup Sial?

Beberapa waktu lalu saya menerima pertanyaan. Tentang apakah benar, bahwa bila kita lupa membayar hutang, maka nantinya hidup kita akan jadi sial? Itulah, yang kali ini akan kita bahas.

Namanya hidup, cobaan itu wajar. Tetapi ketika cobaan ini datang bertubi-tubi, belum selesai satu masalah sudah muncul masalah lain, maka mulailah kita merasa, bahwa ada yang tidak wajar. Inilah yang kita sebut dengan kesialan. Nasib buruk, atau disebut juga sengkala.

Nasib buruk ini, secara umum disebabkan oleh selubung energi negatif yang mengelilingi diri kita. Menjadikan penampilan kita nampak kusam. Entah mengapa orang merasa tidak senang di dekat kita, tidak kerasan, atau bahkan membenci tanpa alasan. Darimana datangnya selubung energi negatif ini? Ada beberapa sumber, termasuk dari pikiran buruk kita sendiri, bawaan lahir kita, perbuatan sia-sia, atau bisa juga dari karma perbuatan masa lalu kita.

Lupa membayar hutang, atau tidak membayar hutang, adalah suatu perbuatan yang merugikan orang lain. Jadi adakah kemungkinan, bahwa tidak ikhlasnya orang ini, kemudian mendatangkan nasib buruk bagi kita? Tentu saja ada. Karena kita tidak memberikan sesuatu terhadap seseorang, padahal sesuatu itu adalah haknya.


Baca Juga :


Kalau dalam khasanah kejawen, disebutnya sengkala sambit. Hidup sial karena lupa membayar hutang. Jadi hari ini kita meminjam uang. Lalu sengaja tidak dibayar. Lain kali, hidup kita jadi sial. Selalu menghadapi kesusahan yang tidak berkesudahan. Sebab yang namanya hutang, ya memang harus dibayar lunas. Beda ceritanya, kalau kita minta. Minta tidak perlu dikembalikan.

Nah, kalau sudah terlanjur begini, lalu bagaimana? Bagaimana kalau kita sudah terlanjur menghadapi begitu banyak kesialan, karena hutang yang dulu lupa kita bayar?

Langkah pertama, ya tentu saja hutangnya ini perlu kita lunasi dulu. Kita cari orangnya, dan kita bayarkan hutang kita. Kalau misalnya orang ini sudah lupa, ingatkanlah dan tetap bayarkan hutang ini.

Kalau misalnya orang ini tidak bisa dicari, sudah hilang kontak, tetap upayakanlah dulu. Carilah dulu. Dan jika orangnya sudah meninggal, bayarkanlah kepada anak atau keluarganya. Sekiranya dicari benar-benar tidak bisa, keluarganya pun tidak ada, maka jalan terakhir adalah menyedekahkan uang ini atas nama orang yang bersangkutan. Intinya, uang yang pernah dipinjam, tetap harus dikembalikan.

Langkah kedua, konsultasikan di nomor 082231122168 (SMS/Telp/WA). Sampaikan permasalahan Anda lalu akan kami bantu sebaik mungkin. Itu dulu yang bisa kami sampaikan, semoga bermanfaat, salam rahayu.